Jumat, 23 Januari 2009

catatan Januari

sebentar lagi januari bakal ditinggalkan akan masuk bulan februari 2009, dibulan ini adalah bualn yang akan ku ingat terus karena dibulan ini istriku mengalami keguguran karena itu harapan untuk mengendong baby ditahun ini tampaknya masih tertunda

ya ALLAH kenapa hal ini mesti terjadi untuk kedua kalinya padahal aku dan istri sudah hati-hati dan istri sudah kuawasi secara ketat, tapi keadaan berkata lain yang embrio harus di keluarkan alias dikuret dari dalam rahim sang ibunya. kata dokter specialis kandungan janinnya tidak berkembang sebagai mana mestinya.

kondisi kami dijanuari ini agak sedikit prihatin juga keuangan sedikit mulai amburadul, toko kecil kami disamping rupah mulai semaput, senin kamis dech, tahun lalu istri setelah lebaran diberhentikan oleh perusahaannya tampa pesangon satu rupiah pun, dan aku dulu jualan kaki lima keliling tapi sekarang udah ngak lagi kerjaannya ngoprek linux dan main internet terus.

afdhal kamu kok begini seperti orang yang tidak punya tanggung jawab saja, ingat istrimu yang mulai sakitan, ingat orang tuamu yang telah membiayai hidupmu  mana pertanggung jawaban dari dirimu, oh afdhal berubahlan lakukan sesuatu, cari uang untuk membiayai hidupmu dengan istrimu dirantau ini 

Jumat, 02 Januari 2009

selamat tahun baru 2009

Posting pertama ditahun 2009, kemarin malam adalah malam pergantian tahun 2008 ke tahun 2009. Selamat tingal tahun 2008 Selamat datang 2009. Perayaannya berlalu begitu saja karena teman yang aku undang tidak bisa datang. Mul yang pertama kali ku undang ndak bisa datang, kalau Beni mau datang tapi kalau ngak sama Mul di takut alias ngak berani datang sendirian. 

Walau pun tampa mereka tapi perayaan itu tetap berjalan apa adanya "the show must go on". Akhirnya kami bertiga aku, istri dan uni merayakannya dengan acara bakar jagung dirumah, sambil ditemani lagu dangdut dari siaran radio tpi, dan uni makan jagung sambil browsing internet, dan akhirnya karena rasa kantuk yang tidak bisa kompromi jam 23.00 31/12-2008 kami bubar dan akhir pada jatuh ditempat tidur didalam kamar masing-masing, eh ngak jadi deh lihat pesta kembang api. jadi moment pergantian tahun pukul 00.00 tangal 1 januari 2009 terlewat begitu saja. selamat tingal 2008, selamat datang 2009.

Berakhirnya tahun 2008 membuat kita berpikir kembali apa yang telah kita lakukan selama 2008, 

Apa yang telah berhasil( anda raih, capai/gapai,dapatkan baik dalam bentuk barang/jasa atau prestasi gemilang) ?
Apa yang belum berhasil( anda tunda, gagal, tidak mencapai target, salah sasaran, membuat anda rugi, dll) ? supaya lebih berhasil di 2009 apa yang harus anda lakukan?
Apa proporsal (blue print) anda 2009 (rencana-rencana anda)?
Apa goal (tujuan akhir yang akan dicapai) anda di 2009?

Saat moment pergantian tahun itu sebenarnya moment paling bagus untuk kita merenung dan membuat goal, target-target capaian baru dalam hidup anda ditahun 2009 ini.Kondisi saat ini dinegara kita sedang diimbas krisis ekonomi global, banyak terjadi PHK hampir mirip krisis ekonomi 98, ekspor lesu, dolar melejit tinggi dan bulan april nanti terjadi Pemilu,dll. Hal tersebut harus anda pelajari dan cermati, karena dibalik peristiwa tersebut akan selalu ada peluang bisnis.

Buatlah goal anda sekarang juga. Jawablah dengan jujur pertanyaan diatas, ajaklah istri/suami anda, bila anda tidak bisa menjawabnya berdiskusilah dengan sahabat baik anda, teman anda, rekan kerja anda atau orang-orang terdekat anda. saya berharap siapa yang membaca tulisan ini dapat mempraktekanya dan bermamfaat bagi mereka dan sukses dalam hidup ini.

adjoafdhal73@gmail.com.
www.afdalluddin.co.cc
Putera Kharisma.

Kamis, 25 Desember 2008

selamat datang di blogku

ini adalah blog terbaru saya diblogger , walaupun berkali kali dicoba dan sering gagal akhirnya di malam natal 2008 ini bisa terwujud , aduh senang sekali deh . mana lagi hujan gerimis, dingin tampa kopi dan camilan ku coba juga main internet dan teryata aku berhasil membuat blog ini . terima kasih buat isteri yang telah membantu sehingga blog ini tercipta

tertanda
Afdal & Erda